Unggulan

Siapakah Dajjal? Tempat dan kemunculan Dajjal

Siapakah Dajjal 


Dajjal merupakan sosok menyeramkan yang akan datang ke Bumi menjelang hari kiamat terjadi.
Para salafus shalih berpendapat bahwa Dajjal adalah seorang anak Adam. Ia bukanlah seseorang dari golongan jin atau setan. Dajjal merupakan manusia yang mengingkari Allah SWT dan Rasululullah SAW.

Selain itu, keluarga Dajjal termasuk ayah, ibu, kakek, dan nenek moyangnya merupakan penyembah berhala. Mereka adalah keturunan Yahudza. Dajjal terlahir dari perkawinan sedarah. Dampak dari perkawinan ini, menjadikan Dajjal menjadi manusia cacat.

Bagaimana ciri-ciri dajjal seperti yang digambarkan hadis Rasulullah? 

Ini ciri-ciri dajjal seperti digambarkan hadis Rasulullah menurut riwayat Bukhari:
1. Dajjal memiliki perawakan yang besar.
2. Dajjal secara fisik memiliki rambut yang keriting.
3. Dajjal memiliki mata yang buta sebelah, pada riwayat ini mata dajjal yang buta berada di sebelah kanan.
4. Dajjal matanya seperti anggur yang bengkak atau membusuk.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Dajjal akan memiliki penglihatan yang cacat, satu matanya buta dan bengkak seperti anggur yang busuk."

Tidak hanya itu, dalam kitab berjudul Kitab At-Tadzkirah oleh Imam Syamsuddin Al-Qurthubi, ciri-ciri dajjal seperti digambarkan hadis Rasulullah adalah seorang laki-laki yang memiliki dahi lebar dan matanya picak sebelah. Pada riwayat kali ini, mata dajjal yang picak ada di sebelah kiri.


Ini ciri-ciri dajjal seperti digambarkan hadis Rasulullah yang dimaksudkan:

5. Dajjal sosok laki-laki yang memiliki dahi lebar.
6. Dajjal memiliki lubang hidung yang lebar.
7. Dajjal berperawakan yang agak bongkok.
8. Dajjal memiliki rambut yang lebih tebal.
9. Dajjal dikenal dengan sosok berkulit putih.
10. Dajjal matanya tidak hanya buta tetapi juga lebih cekung.

Kekurangan dari ciri-ciri dajjal seperti digambarkan hadis Rasulullah seperti buta, busuk, dan cekung, oleh beberapa ulama yang dilansir dari berbagai sumber, menafsirkannya sebagai berikut:

Menurut beberapa ulama, kebutaan ini dapat diartikan sebagai suatu kelemahan yang dimiliki oleh Dajjal. Mata yang buta dapat menghalangi seseorang dari melihat kebenaran dan menilai suatu situasi secara objektif. Oleh karena itu, kebutaan Dajjal mungkin dapat diartikan sebagai suatu tanda bahwa ia bukanlah seorang pemimpin yang benar dan jujur.

11. Dajjal memiliki tinggi badan yang melebihi manusia normal.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Dajjal memiliki perawakan besar, dan tinggi melebihi rata-rata manusia."

Kenapa Dajjal Diciptakan

Dajjal sengaja Allah SWT ciptakan untuk menguji keimanan umat manusia di akhir zaman. Ia akan membawa orang-orang pada kesesatan dengan mengaku tuhan dan iming-iming kenikmatan.

Dajal sanggup menghidupkan orang mati yang ia bunuh, menyembuhkan orang buta, orang sakit lepra, dan akan menghidupkan orang mati, memunculkan kesuburan, membawa sungai, surga dan neraka, memerintahkan langit untuk hujan maka turunlah hujan, memerintahkan bumi untuk menumbuhkan maka tumbuhlah tanaman-tanaman.
Sehingga orang yg melihat nya akan mempercayai bahwai dia lah Tuhan, orang-orang juga akan mengakui kekuasaan dan juga menjadi pengikutnya. 

Dajjal menjadi Fitnah Akhir Zaman yang Diperingatkan Rasulullah

Rasulullah SAW telah memberikan sejumlah peringatan mengenai tanda-tanda akan datangnya hari kiamat. Di antaranya adalah fitnah yang akan bertebaran di mana-mana.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

"Sesungguhnya menjelang datangnya hari kiamat (terjadi) banyak fitnah, bagaikan bagian malam yang gelap gulita. Seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman dan di sore harinya menjadi kafir. (Ada) yang di sore harinya dalam keadaan beriman, dan di pagi harinya menjadi kafir. Orang yang duduk di saat itu lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri di saat itu lebih baik daripada orang yang berjalan, dan orang yang berjalan saat itu lebih baik daripada orang yang berlari. Maka, patahkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, dan pukulkanlah pedang-pedang kalian ke batu. Jika (rumah) salah seorang dari kalian dimasuki (fitnah), maka jadilah seperti yang terbaik dari kedua anak Adam (Habil)." (HR Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al Hakim)

6 Fitnah di Akhir Zaman
Mengutip buku Ensiklopedia Kiamat oleh TIM GIP, berikut adalah sejumlah fitnah yang akan muncul menjelang kedatangan hari kiamat:

1. Orang-Orang Mengingkari Aturan Syar'i

Salah satu fitnah yang akan terjadi ketika menjelang datangnya hari kiamat adalah 
orang-orang akan melanggar aturan-aturan syar'i yang ada. Manusia sudah berani untuk menjual akhirat dan urusan agamanya demi mendapatkan harta dunia yang hanya sementara. Terkait hal ini, Rasulullah SAW bersabda:

"Menjelang Kiamat, akan muncul fitnah-fitnah seperti potongan-potongan malam yang pekat. Kala itu, seseorang menjadi mukmin pada pagi hari, tetapi berbalik menjadi kafir pada sore harinya, menjadi mukmin di sore hari, tetapi berbalik menjadi kafir pada pagi harinya. Ia menjual harta bendanya dengan secuil harta duniawi." (HR At Tirmidzi)

2. Terpecahnya Kaum Muslimin

Fitnah kedua yang akan terjadi menjelang hari kiamat adalah terpecahnya kaum muslim. Ibnu Hajar al Asqalani, pernah mengatakan, "Fitnah pertama telah muncul dari arah timur. Hal itulah yang merupakan penyebab berpecah belahnya kaum Muslimin. Dari arah tersebut, yakni Irak, telah muncul kelompok Khawarij, Faridhah, Bathiniyah, Qadariyah, Jahmiyah, Muktazilah, Jabariyah, dan lain-lain."

Abdullah bin Umar meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya, fitnah itu berasal dari sini, beliau mengisyaratkan tangannya ke arah timur, dari arah tanduk setan muncul." (HR Muslim)

3. Manusia Menginginkan Mati agar Terbebas dari Ujian Besar

Fitnah lainnya adalah ketika manusia ingin mengakhiri hidupnya karena musibah atau ujian yang menimpa dirinya. Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Kiamat tidak akan datang sampai ada seorang laki-laki melewati kuburan seseorang lalu ia berkata alangkah baiknya sekiranya aku menepati tempatnya." (HR Ibnu Hibban)

Dalam riwayat Muslim pun, disebutkan:

"Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya. Dunia tidak akan lenyap sampai seorang laki-laki yang melewati sebuah kuburan lalu ia berguling-guling di atasnya dan berkata, 'Alangkah baiknya jika aku menempati tempat penghuni kubur ini.' (Ia berbuat demikian) bukan karena agama, melainkan karena adanya musibah."

4. Munculnya Banyak Al Harraj (Pembunuhan)

Al harraj adalah pembunuhan akan banyak terjadi sebagai fitnah menjelang hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda:

"Sungguh, menjelang hari kiamat akan muncul al harraj." Para sahabat bertanya, "Apa itu al harraj?' Rasulullah menjawab. "Pembunuhan, tetapi kalian bukan memerangi orang-orang musyrik, melainkan kalian saling membunuh satu sama lain, sampai-sampai seseorang membunuh tetangganya, saudaranya, pamannya, dan anak pamannya."

Para sahabat bertanya, "Apakah pada saat itu kami masih punya akal sehat?" Beliau menjawab, "Sesungguhnya, akal seseorang pada zaman itu akan dicabut dan digantikan oleh manusia-manusia bodoh. Kebanyakan dari mereka itu benar, tetapi sebenarnya tidak."

5. Tersebar Luasnya Kebodohan

Fitnah yang satu ini tidak boleh terabaikan, karena akan banyak muncul kebodohan-kebodohan, sehingga ilmu yang ada pada diri manusia sangat kurang bahkan tidak ada. Pada saat itu, manusia hanya haus mengejar harta dunia dan lupa dengan ajaran Islam.

Abdullah bin Mas'ud dan Abu al Asy'ari meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Sungguh, menjelang kiamat ada masa-masa di mana kebodohan diturunkan dan ilmu diangkat serta banyak terjadi al-harraj (pembunuhan)." (HR Bukhari dan Muslim)

6. Munculnya Dajjal

Fitnah terakhir menjelang hari kiamat adalah munculnya Dajjal, hal ini akan menjadi fitnah terbesar yang akan terjadi. Rasulullah SAW bersabda, "Dan sungguh demi Allah, hari kiamat tidak akan terjadi sampai munculnya 30 tukang dusta. Yang paling akhir dari mereka itu si buta sebelah, Dajjal, terhapus mata kirinya...Munculnya tukang dusta yang terakhir ini tidak akan terjadi sampai kalian melihat perkara-perkara yang memuncak keadaannya pada diri kalian, dan kalian saling bertanya di antara kalian, "Apakah nabi kalian telah menceritakan kepada kalian sebagian darinya?" dan sampai gunung-gunung bergeser dari letak posisinya." (HR Ahmad)

Lokasi Keberadaan Dajjal Saat Ini dan Kapan Dajjal Akan Muncul

Mengenai Dajjal, tentunya hanya Allah SWT yang tahu persis. Namun, jumhur ulama meyakini bahwa Dajjal telah ada dan tengah dikurung di suatu tempat hingga waktu kemunculan nanti.

Dalam keterangan dari buku yang berjudul Kiamat: Tanda-tandanya Menurut Islam, Kristen, dan Yahudi oleh Manshur Abdul Hakim, Nabi SAW pernah menyebutkan bahwa Dajjal berlokasi di suatu pulau sekitar Laut Yaman.
Informasi mengenai tempat berdiam dirinya Dajjal ini diketahui melalui sebuah hadits dari Fatimah binti Qais. Dalam hadis tersebut, diceritakan tentang salah seorang sahabat nabi yakni Tamim Ad-Dari yang pernah bertemu Dajjal dan Al-Jassasah pada masa Rasulullah.

Ketika Tamim Ad-Dari menemukannya, Dajjal dalam kondisi terbelenggu kedua tangan hingga lehernya. Sedangkan kedua lutut hingga mata kakinya terikat dengan rantai besi.

Riwayat Ditemukannya Dajjal Oleh Tamim Ad-Dari

Hadits mengenai Tamim Ad-Dari juga dikenal oleh kalangan para ulama dengan sebutan 'hadits al-Jassasah'. Keterangan tersebut diriwayatkan dalam Shahih Muslim, Kitab al-Fitan wa Asyraath us-Saa'ah, Bab 'Ibnu Shayyaad'.
"Dari 'Amir bin Syarahil bahwa dia bertanya kepada Fatimah binti Qais, saudari Adh-Dhahhak bin Qais, wanita itu termasuk orang yang berhijrah pertama kali. Fatimah berkata:
"Aku mendengar suatu seruan untuk menunaikan sholat berjamaah. Kemudian aku berangkat ke masjid untuk mendirikan sholat bersama Rasulullah. Aku berada di barisan kaum wanita yang letaknya di belakang kaum laki-laki. Seusai sholat, Rasulullah duduk di mimbar sambil tertawa, lalu bersabda:
"Setiap orang hendaknya diam di tempatnya masing-masing. Tahukah kalian, mengapa aku mengumpulkan kalian sekarang?"

Kaum muslim kala itu menjawab, 'Allah dan rasul-Nya yang lebih tahu.'

Lalu Rasullullah pun berkata 
"Aku bukan mengumpulkan kalian karena untuk memotivasi atau memberi peringatan. Aku mengumpulkan kalian karena Tamiim Ad-Daari, yang dulunya merupakan seorang penganut Nasrani, datang ke sini dan masuk Islam. Dia menceritakan kepadaku sesuatu yang pernah aku sampaikan kepada kalian mengenai al-Masih ad-Dajjal."
 
Rassul pun melanjutkan
"Dia bercerita bahwa dirinya bersama 30 orang dari suku Lakhm dan Jadzam, berlayar dengan sebuah kapal. Mereka dipermainkan ombak besar selama satu bulan di tengah laut . Kemudian mereka berlabuh ke sebuah pulau di tengah laut, hingga matahari tenggelam."

"Mereka duduk-duduk di dekat kapal, kemudian memasuki pulau itu. Mereka bertemu seekor binatang besar yang berbulu lebat, sedemikian lebatnya bulu hewan tersebut sehingga mereka tidak dapat membedakan mana bagian depan dan mana yang belakang. Mereka bertanya, 'Siapa kamu?'

Binatang itu pun menjawab, 'Aku adalah al-Jassasah. 

Lalu Mereka bertanya, 'Apakah al-Jassasah itu?'
Dia menjawab, 'Wahai orang-orang. Temuilah orang yang ada di dalam gua itu, sebab dia sangat menanti-nantikan berita dari kalian.'

Tamim berucap, 'Ketika binatang itu menyebut keberadaan seseorang, kami khawatir, jangan-jangan binatang tersebut adalah setan. Kami pun cepat-cepat pergi memasuki gua. Dan ternyata di dalamnya kami lihat ada seorang manusia bertubuh sangat besar, merupakan pria terbesar yang pernah kami lihat dan paling kuat ikatannya. Tangannya terbelenggu ke lehernya. Kedua kakinya juga terikat dengan besi.'
Mereka lalu bertanya, 'Apa sebenarnya kamu ini?'
Dia pun menjawab, 'Kalian telah mendapat kabar tentang aku. Siapa kalian ini?'

Tamim pun menjelaskan siapa mereka dan mengapa mereka bisa terdampar di pulau tersebut. Lelaki itu pun menanyakan beberapa hal tentang kondisi diluar pulau saat ini kepada Tamim. 

Lalu Lelaki itu menjelaskan , 'Sekarang aku beritahu kalian tentang diriku. Aku adalah al-Masiih. Telah hampir tiba waktunya aku diizinkan keluar. Kalau aku telah keluar, aku menjelajahi bumi, tidak satu pun perkampungan yang tidak aku singgahi selama empat puluh hari, kecuali Makkah dan Thayyibah (Madinah). Kedua kota itu diharamkan bagiku memasukinya. Setiap kali aku mau memasuki keduanya, aku dihadang malaikat yang memegang pedang terhunus, menghalangiku memasukinya. Di setiap jalan dari kedua kota itu terdapat malaikat yang menjaganya.'

Fatimah berkata, 'Sambil menekan tongkatnya pada mimbar, Rasulullah bersabda, "Ini (yakni Madinah) adalah Thayyibah. Ini adalah Thayyibah. Bukankah sebelumnya aku telah menyampaikan hal itu kepada kalian?"
Orang-orang muslim pada saat itu menjawab, 'Benar!'
Beliau melanjutkan sabdanya:
‎فَإِنَّهُ أَعْجَبَنِي حَدِيثُ تَمِيمٍ أَنَّهُ وَافَقَ الَّذِي كُنْتُ أَحَدِتْكُمْ عَنْهُ وَعَنِ الْمَدِينَةِ وَمَكَّةَ أَلا إِنَّهُ فِي بَحْرِ الشَّامِ أَوْ بَحْرِ الْيَمَنِ لَا بَلْ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ مَا هُوَ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ مَا هُوَ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ مَا هُوَ
Artinya: "Cerita Tamim sangat menakjubkan hatiku, sangat sesuai dengan apa yang pernah aku sampaikan kepada kalian tentang Madinah dan Makkah. Ketahuilah, dia (Dajjal) ada di Laut Syam atau Laut Yaman. Tidak, melainkan dari arah timur. Dia dari arah timur, dari arah timur."
Fatimah binti Qais berkata, 'Aku hafalkan ini dari Rasulullah sendiri.' (HR Muslim). 

6 Tanda sebelum Keluarnya Dajjal

Rasulullah SAW dalam sabdanya telah mengingatkan kaum muslim mengenai Dajjal. Bahkan beliau menjelaskan ciri-cirinya, kemampuan yang ia miliki, fitnah yang ia bawa, dan lain sebagainya.

Pada hadits-hadits lain, Nabi SAW turut mengabarkan tanda-tanda yang akan menerjang manusia, tak lama sebelum makhluk pendusta satu ini muncul. Mengutip buku Mengungkap Berita Bedar dalam Kitab Suci oleh Abdul Wahab Abdussalam Thawilah & buku Dahsyatnya Hari Kiamat karya Ibnu Katsir, berikut pertanda yang akan dialami bani Adam menjelang keluarnya Dajjal:

1. Menurunnya Ilmu Agama
2. Manusia Lupa akan Allah SWT
3. Dilanda Kelaparan
4. Musim Paceklik
5. Banyaknya Para Pendusta
6. Pembunuhan Merajalela, Huru-hara, Harta Melimpah, dan Banyak Fitnah Bertebaran

Dimana Dajjal akan muncul pertama kali?

Kemunculan Dajal baru terlihat jelas ketika ia sampai di suatu tempat antara Irak dan Syam. Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Majah, disebutkan juga bahwa Dajal akan muncul di tengah-tengah pasukan Khawarij.

Nabi Muhammad menjelaskan perihal wilayah kemunculan Dajjal. Disebutkan bahwa Dajjal akan datang dari suatu wilayah yang sepi antara Syam (Suriah, kini) dan Irak. Lalu dia membuat keonaran dimana-mana, di seluruh penjuru dunia.
“Dajjal akan mulai muncul dan berkata, ‘Aku adalah nabi’, padahal tidak ada lagi nabi sesudahku. Lalu ia mengulanginya, sampai akhir berkata, ‘Aku adalah Tuhanmu’, padahal kalian tidak melihat Tuhan kalian sebelum mati,” jelas Nabi Muhammad.

Selain ciri-ciri fisik yg sebelum nya sudah dijelaskan, Nabi juga mengungkapkan bahwa ciri Dajjal lainnya adalah ada kata ‘kafir’ di antara kedua bola matanya. Semua orang yang beriman bisa membaca kata di jidat Dajjal tersebut. Oleh karena itu, Nabi memerintahkan umatnya yang menjumpai Dajjal agar meludahi wajahnya dan membacakan awal-awal Surat Al-Kahfi.
Dajjal dijelaskan Nabi Muhammad sebagai ‘seorang yang sakti.’ Dia akan menguasai umat manusia. Ia bisa menghidupkan manusia setelah membunuhnya. Tapi, Nabi menegaskan bahwa Dajjal tidak bisa melakukan lebih dari pada itu.

Berapa Lama Dajjal Berkuasa

RASULULLAH ﷺ pernah ditanya tentang berapa lama Dajjal tinggal di bumi. Beliau menjawab, “Empat puluh hari. Satu hari seperti satu tahun (hari pertama dari empat puluh hari itu berjalan seperti satu tahun), satu hari seperti satu bulan (hari berikutnya berjalan seperti satu bulan), satu hari seperti satu pekan, dan sisanya seperti hari-hari biasa kalian,” (HR. Bukhari dan Muslim).

7 Pengikut Dajjal

Pertama, orang-orang Yahudi. Terkait hal ini, Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa kelak Dajjal akan diikuti oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi dari Ashbahan (sekarang masuk wilayah Iran) yang memakai baju tebal berjahit (HR. Muslim).
Hadits ini bukan menunjukkan pembatasan jumlah, namun terkait betapa banyaknya pengikut Dajjal kala itu. Jika di Ashbahan saja pengikutnya sebanyak itu, apalagi di wilayah-wilayah lainnya. Terlebih, Dajjal diberikan kemampuan luar biasa untuk berkeliling dunia dalam waktu yang super cepat, melainkan: Mekah dan Madinah yang dijaga oleh malaikat.
Penyebutan orang Yahudi dikaitkan dengan Dajjal sangatlah menarik bila umat Islam mau menarik benang merah antara kejadian-kejadian di dunia sekarang ini hingga akhir zaman. Bahwa kerusakan-kerusakan yang banyak didalangi orang-orang Yahudi sepanjang zaman kelak akan bertemu dengan muara kerusakan yang dibawa Dajjal. Bisa jadi, mereka telah menyiapkan secara matang kedatangan Dajjal.

Kedua, kelompok-kelompok menyempal dan khawarij. Menurut riwayat Ibnu Majah, Nabi bersabda bahwa akan tumbuh pemuda yang fasih baca al-Qur`an tapi hanya sampai kerongkongan. Setiap kali sekelompik dari mereka muncul, maka pantas dihancurkan. Kemunculannya lebih dari dua puluh kali hingga sampai kedatangan Dajjal.
Dari hadits tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa salah satu pengikut Dajjal adalah Khawarij. Sebuah gambaran umum bagi orang-orang yang dungu, tidak mengetahui dengan baik ajaran-ajaran Islam yang benar, memahami Islam dari lahiriahnya saja, gampang mengkafirkan orang tanpa dasar ilmu dan lain sebagainya yang menggambarkan kepandiran mereka. Orang seperti ini kelak akan menjadi pengikut setia Dajjal.

Ketiga, pelaku bid’ah dan kesesatan.  Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu pernah mendengar sabda Nabi bahwa setiap umat ada Majusinya, sementara Majusi umat ini adalah mereka yang tidak percaya takdir. Kalau berjumpa dengan orang semacam ini, Nabi Shallallahu ‘alaihim melarang untuk menghadiri jenazahnya dan dilarang membesuk mereka di kala sakit karena mereka adalah pengikut Dajjal (HR. Abu Dawud).
Hadits ini menggambarkan secara implisit bahwa kelak pengikut Dajjal adalah orang-orang yang suka melakukan bid’ah (baik secara akidah maupun ibadah) dan suka mengerjakan kesesatan.

Keempat, para wanita. Kelak di akhir zaman –berdasarkan riwayat Ahmad—kebanyakan yang terpengaruh dengan fitnah Dajjal adalah para wanita. Sampai-sampai, ada orang yang mengikat istri, ibu, putrid an saudara perempuannya agar tidak keluar rumah, termakan fitnah Dajjal.
Hadits ini sama sekali bukan bermaksud merendahkan wanita. Menurut Dr. Mubayyadh, banyak di kalangan wanita yang mengikuti Dajjal karena gampang tergoda dengan syahwat dunia, dan tidak begitu mengedepankan akalnya sebagaimana laki-laki.  Sementara itu, fitnah Dajjal yang begitu menggoda –di saat kondisi dunia kala itu begitu memprihatinkan– misalnya api diperlihatkan menjadi air, sebaliknya air diperlihatkan bagai api dan berbagai fitnah lainnya sangat sulit dilawan jika tak berbenteng keimanan.

Kelima, setan. Dalam hadits riwayat Amru bin Ash Radhiyallahu ‘anhu, disebutkan sabda Nabi bahwa di laut ada setan-setan yang dipenjara oleh Nabi Sulaiman Radhiyallahu ‘anhu yang kelak akan keluar membacakan sesuatu kepada manusia.., (HR. Muslim) Kemungkinan keluarnya setan-setan ini adalah menjelang atau saat Dajjal muncul. Dalam sebagian riwayat disebutkan bahwa kelak setan-setan akan berjalan di bagian depan Dajjal yang meneyarukan fitnahnya di berbagai negeri dan kota yang dimasuki Dajjal.

Keenam, tukang sihir. Berdasarkan penelitian Dr. Mubayyadh, di sebagian riwayat ada yang menunjukkan bahwa tukang sihir (dukun dan semacamnya) kelak menjadi pengikut Dajjal. Mereka berjalan di depan Dajjal dengan kebohongan dan kedustaan yang dibuat-buat untuk menyebarkan fitnah Dajjal.

Ketujuh, pengikut hawa nafsu. Pengikut Dajjal yang lain adalah mereka yang tahu bahwa Dajjal itu  dusta, namun mereka tak kuat bersabar menahan fitnahnya akibatnya termakan juga. Abu Nu’aim meriwayatkan dari Ubaid bin Umar al-Laitsi bahwa ketika Dajjal keluar, salah satu yang mengikutinya adalah orang-orang yang mengetahui bahwa Dajjal adalah kafir tapi mereka tetap ikut karena ingin memakan makanannya serta kebutuhan lainnya. Ketika murka Allah turun, maka mereka juga terkena imbasnya.



Komentar

Postingan Populer